Bagaimana Hukum Bersedekah Secara Terang-terangan?

Dalam harta yang dimiliki ada sebagian hak milik orang lain yang harus dikeluarkan. Oleh sebab itu, berbagi kepada yang membutukan menjadi satu amalan yang dicintai Allah SWT.

 

Mengikuti tren yang tengah booming memang memiliki berbagai dampak. Salah satunya adalah dampak baik yang menumbuhkan tren bersedekah secara terang-terangan. Namun, banyak pihak yang menyayangkan tren ini dengan alasan “sedekah kok pamer”. Hal tersebut belum banyak diketahui, bahwa sedekah baik secara terang-terangan maupun diam-diam, itu diperbolehkan serta sama baiknya.

 

Perihal ini sudah dijelaskan dalam firman Allah SWT, yang termaktub dalam surah al-Baqarah ayat 271 sampai 275 yang bermaknanya,

“Jika kamu menampakkan sedekahmu, maka itu adalah baik sekali. Dan jika kamu menyembunyikannya dan kamu berikan kepada orang-orang fakir, maka menyembunyikan itu lebih baik bagimu. Dan Allah akan menghapuskan dari kamu sebagian kesalahan-kesalahanmu; dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.”

 

Dari penjelasan ayat diatas, bisa kita ambil hikmah bahwa kedua cara dalam bersedekah adalah sama baiknya. Hujjatul Islam Imam al-Ghazali dalam kitab Ihya ‘Ulumuddin menjelaskan bahwa yang terpenting dalam bersedekah ialah keikhlasan dalam diri kita. Jangan sampai ada rasa riya yang tertinggal di dalam hati kita saat kita mengulurkan bantuan untuk orang lain.

 

Baca juga : Wajib Tahu! Hikmah dan Keutamaan Berinfak


Lebih lanjut, Imam al-Ghazali juga menerangkan beberapa faedah daripada kedua cara di atas, yang mana dua-duanya sama-sama memiliki keutamaan. Dengan bersedekah secara sembunyi-sembunyi atau sirr bisa melindungi kehormatan penerima sedekah. Karena, sebagian orang tidak mau meminta-minta. Padahal dirinya sangat membutuhkan, dikarenakan dirinya menjaga kehormatan dirinya.

 

Selain itu, adapun manfaat dengan bersedekah diam-diam kita bisa menjaga hati dan lisan manusia serta mengantisipasi munculnya iri dengki. Potensi hasutan manusia tersebut akan bisa diminimalisasi. Menjaga kerahasiaan amal merupakan bagian daripada adab islam, sebab dengan itu, kita akan terhindar dari sifat sombong ataupun riya terhadap harta yang kita miliki.

 

Sedekah secara rahasia juga memiliki manfaat yakni meminimalisasi si penerima merasa terhina dalam kekurangannya. Terlebih kondisi ini memungkingkan si pemberi dari rasa riya dan sombong serta hasrat ingin masyhur di hadapan orang banyak. Sedekah yang tidak murni karena Allah akan membuat diri kita terjerumus kedalam kesyirikan karena berarti beramal demi selain mengejar ridho Allah.

Artikel pilihan : Janji Allah Bagi Mereka Pencari Rezeki


Bersedekah secara sembunyi-sembunyi mempunyai manfaat akan menutup kemungkinan potensi ingin dipuji oleh orang lain dalam beramal shalih. Sedangkan orang yang memperlihatkan sedekahnya atau ‘alaniyyah, membuktikan bahwa seseorang sudah sampai pada kondisi tidak peduli dengan apapun. Karena baginya, beramal adalah semata karena Allah SWT.


Adapun bersedekah secara terang-terangan, seseorang sekaligus menampakkan syiar Islam kepada masyarakat luas. Dengan begitu akan membuat orang lain mengetahui betapa Islam merupakan agama yang mengajarkan untuk saling membantu antar sesama manusia.

 

Tidaklah menjadi masalah bagi mereka apakah manusia akan melihat amal mereka atau tidak. Amal yang mereka lakukan semata adalah keikhlasan karena Allah SWT. Sedekah secara terang-terangan merupakan bagian daripada kesunnahan tahaddus bin ni’mah (menceritakan nikmat Allah) dan menampakkan rasa syukur kita kepada Allah SWT.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *